Restoe Boemi
January 9, 2008
Menghampar di permadani
Mengetuk hasrat ‘tuk menjamah
Surgamu…
Kilaumu.. Bagaikan mutiara
Menghiasi muka bumi
Warnamu yang kujilati
Sendiri…
Kuyakinkan restu bumi
Bangunkan jiwaku
Basuhi raga kita
Restu bumi leburkan hati
Sucikan dari debu dunia
Kuraba… Jiwamu yang bersahabat
Tundukkan suasana hati
Seiring sepi menjepit
Sukmaku…
Seorang… Bijak’kan memahami
Cinta bukan di cari, di raih
Cintapun hadir sendiri…
Kuyakinkan restu bumi (Restu bumi kami)
Bangunkan jiwaku (Bangun jiwa kami)
Basuhi raga kita (Basuh raga yang kering)
Restu bumi leburkan hati (Basuh jiwa yang sepi)
Sucikan dari debu dunia (Melayang!! Berdua)
Entry Filed under: Uncategorized. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Ndot | January 9, 2008 at 11:01 am
Seorang… Bijak’kan memahami
Cinta bukan di cari, di raih
Cintapun hadir sendiri…
See? Cinta bukan pembuktian siapa yg lebih baik.. Tapi siapa yang lebih bisa menempatkan diri… hehe…